Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Cara Menghitung Modal Awal Bisnis Dengan Mudah

Cara Menghitung Modal Awal Bisnis



omiska.com - Jika Anda ingin merintis dalam sebuah bisnis, Anda perlu mengetahui cara menghitung modal awal bisnis Anda. Dengan memahami cara menghitung modal awal bisnis, Anda dapat menentukan langkah atau strategi apa yang harus anda jalankan berikutnya. Misalnya seperti mulai dari mana cara mengumpulkan modal awal, apa saja yang perlu diperioritaskan saat membelanjakan modal awal, bagaimana cara supaya dapat mencapai target penjualan dalam periode tertentu, dan lain sebagainya. 

Selain modal awal, ada juga modal akhir didalam sebuah bisnis.Modal awal merupakan modal yang diperlukan untuk merintis sebuah bisnis, sedangkan modal akhir adalah modal yang diperlukan untuk menjalankan bisnis untuk priode yang akan datang. Modal akhir ini dapat diketahui setelah melakukan perhitungan laba dan rugi. 

Berikut adalah 4 cara menghitung modal awal bisnis dengan mudah.

Cara Menghitung Modal Awal Bisnis


1. Menjumlahkan : Modal Kerja, Modal Investasi & Modal Operasional

Sebelum menghitung modal awal, Anda perlu memahami dulu antara modal kerja, modal investasi dan modal operasional.

Modal kerja adalah biaya yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan atau keperluan barang dan bahan baku untuk menjalankan bisnis.

Modal investasi adalah biaya yang dikeluarkan untuk segala kebutuhan pembelian alat untuk menjalankan bisnis, yang akan digunakan dalam operasional. 

Modal operasional adalah seluruh dana yang digunakan untuk menunjang kelancaran operasional bisnis. 

Ini adalah rumus untuk menghitung modal awal dalam bisnis : 

Modal Awal = Modal Kerja + Modal Investasi + Modal Operasional

Yang Anda lakukan hanya menjumlahkan ketiga komponen penting tersebut, untuk dapat mengetahui jumlah modal awal bisnis. 

2. Menjumlahkan :  Belanja Operasional & Belanja Modal

Dalam menghitung modal awal yang kedua ini tak kalah mudah dari menghitung modal awal diatas.

Belanja operasional adalah modal yang dibutuhkan untuk memenuhi kepentingan bisnis. Misalnya seperti listrik, air, gas, sewa lahan, gaji karyawan, hal-hal yang berkaitan dengan operasional bisnis. 

Belanja modal adalah jumlah dana yang dibutuhkan untuk keberlangsungan bisnis.

Ini adalah rumus untuk menghitung modal awal bisnsi dengan cara yang kedua : 

Modal Awal = Belanja Operasional + Belanja Modal

3. Menghitung : Laba, Prive, & Modal Akhir

Sebelumnya, mari ketahui dulu pengertian komponen dalam menghitung modal awal bisnis cara ketiga ini, khususnya Laba & Prive. 

Laba adalah keuntungan bersih yang anda peroleh dari (kegiatan) bisnis yang dijalankan

Prive adalah penarikan uang oleh Anda selaku pemilik binis, untuk keperluan usaha dan pribadi

Anda sudah mengetahui pengertian dari masing-masing komponen diatas, sekarang yang perlu Anda lakukan adalah menghitung modal awal dengan rumus berikut ini : 

Modal Awal = Modal Akhir - (Prive + Laba)


4. Menghitung Berdasarkan : Modal Akhir, Pendapatan, Beban, Pajak & Prive

Cara terakhir untuk menghitung modal awal bisnis adalah, dengan cara menggabungkan komponen-komponen diatas sekaligus. Namun ada beberapa komponen tambahan yang mungkin belum anda pahami.

Pendapatan adalah dana yang dihasilkan dati kegiatan bisnis

Beban adalah berbagai kewajiban yang dapat menurunkan ekuitas maupun manfaat ekonomi dalam satu priode akuntansi. 

Ini adalah rumus untuk menghitung modal awal bisnis yang terakhir : 

Modal Awal : Modal Akhir - (Pendapatan + Beban + Pajak + Prive

Akhir kata, itulah cara menghitung modal awal bisnis yang harus Anda ketahui selaku pelaku usaha. Dengan begitu, Anda dapat lebih mudah untuk menentukan langkah saat merintis bisnis dari awal. Namun disarankan untuk menggunakan perangkat lunak (Software) yang dapat membantu anda dalam menghitung dengan cepat dan tepat. Semoga informasi ini bermanfaat ya!