Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Tips Interview Kerja : Cara Menjawab Berapa Gaji Yang Diharapkan


Cara Menjawab Berapa Gaji Yang Diharapkan

omiska.com - Pada saat proses rekrutmen kerja, pasti anda akan dihadapkan dengan sesi wawancara. Sesi ini adalah sesi yang lumayan bikin jantung deg-deg-an, karena pelamar kerja akan diberikan banyak pertanyaan oleh pewawancara. Salah satunya pertanyaan mengenai berapa gaji yang diharapkan

Ini adalah sebuah pertanyaan yang bisa bikin pelamar kebingungan dan merasa takut salah menjawab. Pertanyaan seperti ini bertujuan untuk melihat mental dan kosistensi pelamar kerja dalam menjawab pertanyaan. 

Setiap orang pasti memiliki patokan atau minimal gaji yang diharapkan, namun dalam situasi seperti ini anda juga harus lebih hati-hati dan memahami cara menjawab pertanyaan ini dengan benar. Jika anda menjawab dengan sejumlah angka yang sebenarnya diluar standar, bisa-bisa perusahaan tersebut enggan menerima anda untuk bekerja diperusahaan dikarenakan meminta gaji yang tidak sesuai dengan standar. 

Nah, maka dari itu pada kesempatan ini kita akan mebahas bagaimana cara menjawab berapa gaji yang diharapkan saat interview kerja. 

Cara Menjawab Berapa Gaji Yang Diharapkan Saat Interview


1. Melakukan Riset

Saat akan melamar kerja disuatu perusahaan, hendaknya pelamar melakukan riset terlebih dahulu perusahaan tersebut. Anda harus mencari tahu sejarah perusahaan, budaya kerja, fasilitas, dan memperkirakan gaji yang sesuai dengan posisi yang anda pilih / profesi anda. 

Bagi anda yang sudah berpengalaman, pertanyaan ini akan mudah dijawab karena anda dapat mengacu pada gaji terakhir yang anda terima di perusahaan sebelumnya.

2. Mempertimbangkan Tanggung Jawab Kerja

Sebelum menjawab berapa kisaran gaji yang diinginkan, anda juga harus mengetahui dan memahami bagaimana peran sebagai profesi yang anda tujukan, bagaimana cara kerjanya, dan tanggung jawab anda ketika diterima bekerja diperusahaan.

Anda dapat menanyakan seperti : "Sebelumnya izinkan saya bertanya, bagaimana tanggung jawab saya pada posisi ini jika saya diterima?"


3. Menyebutkan Gaji Terakhir Anda

Point ini khusus untuk anda yang sudah berpengalaman kerja. Supaya anda tidak bingung untuk mengatakan berapa gaji yang diharapkan, anda dapat menyebutkan jumlah gaji terakhir dari perusahaan sebelumnya. Dengan begitu, pewawancara dapat dengan mudah menilai standar gaji yang anda inginkan. 

4. Menyesuaikan Dengan Kemampuan

Setelah menyebutkan nominal gaji yang anda dapatkan dari perusahaan sebelumnya, anda juga dapat menaikkan sedikit gaji yang anda inginkan dengan "kisaran" yang wajar. Ini sangat ditujukan untuk anda yang sudah memiliki pengalaman-pengalaman yang relevan dengan posisi kerja yang anda tempati nantinya.

Anda juga dapat memberikan sertifikat-sertifikat penting yang berkitan dengan profesi anda, dengan begitu pewawancara akan memaklumi dengan kisaran gaji yang anda sebutkan, dan dianggap sepadan dengan pengalaman-pengalaman anda. Bahkan jika anda memanglah seorang profesional dibidang ini, maka tidak menutup kemungkinan pewawancara akan menawarkan gaji yang lebih besar. 


Akhir kata, itulah penjelasan mengenai cara mennjawab berapa gaji yang diharapkan saat interview kerja berlangsung. Dalam menjawab pertanyaan seperti ini, seharusnya anda harus memberikan jawab yang profesional. Berikan angka yang rasional, supaya pewawancara tidak enggan menerima anda bekerja diperusahaan. Selain itu, pertimbangkan juga mengenai fasilitas yang akan diberikan oleh perusahaan, supaya anda tidak merasa dirugikan nantinya. Semoga artikel ini bermanfaat ya!

close