Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Cara Memulai Bisnis Cacing Tanah Untuk Pemula

Cara Memulai Bisnis Ternak Cacing Tanah

omiska.com - Cacing tanah dianggap hewan yang menjijikan oleh sebagian orang, namun siapa yang sangka ternyata bisnis cacing tanah cukup menggiurkan. Sejak adanya pandemi Covid-19 banyak orang yang melakukan berbagai inovasi untuk mendapatkan pemasukan tambahan. Apalagi bagi mereka yang kena PHK mau tidak mau harus memutar otak untuk mendapat pemasukan demi memenuhi kebutuhan hidup. 

Sejak saat itu tidak sedikit orang yang memulai berbagai bisnis, salah satunya adalah bisnis ternak cacing tanah. Bisnis cacing tanah berpotensi memberikan keuntungan yang melimpah, apalagi untuk memulai bisnis ternak cacing tanah ini tidak membutuhkan modal yang besar. 

Cacing tanah dapat dibudidayakan dan akan menjadi peluang bisnis yang menjanjikan, apalagi permintaan cacing tanah cukup tinggi yang datang dari penghobi, insdustri obat, peternak, hingga petani ikan. Permintaan yang datang tak hanya di pasar lokal, permintaan cacing tanah juga datang dari luar negeri. 

Bagi anda yang tertarik untuk memulai bisnis ternak cacing tanah, simak terus artikel ini sampai selesai ya!

Keunggulan Bisnis Ternak Cacing Tanah

Sebelum mengetahui bagaimana cara memulai bisnis ternak cacing tanah, ada baiknya ketahui dulu keunggulan bisnis ini sebagai bserikut : 


1. Tidak Membutuhkan Modal yang Besar

Untuk memulai bisnis ternak cacing tanah tidak membutuhkan modal yang besar. Ini dikarenakan tempat ternak atau habitat cacing tanah sangat mudah dibuat. Perlalatan yang digunakan untuk ternak cacing tanah juga cukup sederhana, hingga anda tidak perlu pusing karena tidak perlu mengeluarkan modal yang besar untuk tempat ternak dan perlatanan ternak. 


2. Perawatannya Ternak Cacing Tanah Cukup Mudah

Dalam melakukan perawatan cacing tanah juga terbilang cukup mudah, karena cukup memastikan tanah sebagai tempat habitatnya bernutrisi. Ini akan memungkinkan cacing tanah akan bertahan hidup dengan lebih baik. 


3. Bahan Pakan Cacing Mudah Didapat

Bahan pakan cacing tanah mudah didapatkan, jadi anda tidak perlu cemas untuk memenuhi kebutuhan dalam budidaya cacing ternak. 


4. Nilai Jual yang Stabil

Nilai jual cacing tanah juga stabil di pasaran, dan tidak ada penurunan yang signifikan yang berdampak pada kerugian bagi peternaknya. 


5. Memiliki Peluang Ekspor

Mengingat permintaan cacing tanah bukan hanya dari dalam negeri, ini memiliki peluang untuk memasarkan cacing tanah ke luar negeri. Misalnya seperti China dan Korea Selatan yang membutuhkan cacing tanah untuk kebutuhan indistri kosmetik dan lain sebagainya. 


Cara Memulai Ternak Cacing Tanah

Berikut adalah cara memulai ternak cacing tanah : 


1. Menyiapkan Media Ternak untuk Cacing Tanah

Langkah awal memulai ternak cacing tanah adalah, menyiapkan media ternak telebih dahulu. Dalam menyiapkan media ternak cacing tanah harus menggunakan tanah yang subur misalnya tanah humus karena memiliki banyak nutrisi. Lebih baik lagi menambahkan pupuk kompos atau pupuk kandang secukupnya. 

Kemudian siapkan kandang ternak cacing tanah, boleh menggunakan box ataupun kotak dari kayu yang berukuran 90 x 50 x 36 cm. 

Setelah meyiapkan semuanya, anda dapat mengisi box tersebut dengan tanah subur dengan ketingginan mencapai 5 - 10 cm. Usahakan penempatan kandangnya tidak langsung terpapar sinar matahari mengingat cacing cukup sensitif dengan cahaya. 

2. Menyiapkan Bibit Cacing Tanah

Setelah menyiapkan media ternak cacing tanah, langkah selanjutnya adalah menyiapkan bibit cacing tanah unggul. Tahap menyiapkan bibit cacing tanah ini juga akan mempengaruhi hasil panen, jadi hal ini harus benar-benar diperhatikan. 

Anda dpaat mengambil bibit cacing tanah secara langsung dari tempat habitatnya, seperti tanah yang lembab maupun sampah organik. Bagi anda seorang pemula, ada baiknya mempelajari dulu mengenai jenis cacing tanah unggul yang berpotensi memberikan keuntungan yang lebih besar. 

Ada banyak jenis cacing tanah unggul, namun di Indonesia sendiri ada 3 jenis cacing tanah pilihan oleh para pembudidaya, yakni Perionyx, Pheretima, Lumbricus Rubellus. Bagi anda yang masih pemula disarankan untuk konsultasi dan membeli cacing tanag ditempat penyedia bibit terpercaya demi mendapatkan bibit cacing tanah yang berkualitas.


3. Memindahkan Bibit ke Media Ternak

Langkah selanjutnya adalah menebar bibit cacing tanah ke media ternak yang sudah anda persiapkan. Pertama-tama basahi dulu tanah dan pastikan pH tanah antara 5,5 - 7,5. Kemudian masukan bibit cacing tanah, idealnya setiak box berisi 50 hingga 100 cacing. 

Untuk hari pertama kali pengembangbiakan, anda harus melakukan pemeriksaan rutin setip 3 jam sekali dengan memerhatikan gerak-gerik cacing tanah. Jika cacing tanah berusaha keluar dari box, itu artinya pH tanah atau kondisi tanah tidak sesuai yang membuat cacing tanah tidak nyaman. Setelah mengetahui hal itu, anda dapat menggantu media sampai cacing tanah nyaman di media ternak. 

Cara Merawat Cacing Tanah

Berikut adalah langkah-langkah untuk merawat cacing tanah : 

1. Memberi Pakan Cacing Tanah

Cacing tanah harus diberi pakan secara rutin supaya dapat tubuh dengan sehat. Pakan cacing tanah yang biasanya disarankan adalah kotoran hewan ternak seperti kotoran sapi, dan dapat juga memberikan pakan lainnya seperti sayuran kering, kompos, ampas tahu, limbah pertanian, pupuk kandang. Pakan-pakan tersbeut dapat membuat cacing cepat gemuk dan sehat. 

Makanan yang diberikan ke cacing tanah harus berstruktur halus, supaya cacing tanah mudah memakannya. Dalam hal ini anda disarankan untuk meberi pakaj dari metode fermentasi. 

2. Mengganti Tanah

Dalam membudidayakan cacing tanah, dieprlukan mengganti tanah subur satu bulan sekali. Caranya sangat mudah, yaitu memindahkan cacing tanah dan tanah lalu menggantikan tanah subur yang baru. Terkahir cacing tanah sudah dapat dimasukkan kembali ke media ternak yang berisi tanah subur yang baru. 

Saat mengeluarkan cacing tanah diusahakan lebih berhati-hati, supaya cacing dan kokon tidak ikut terbuang dengan tanah yang sebelumnya. 

4. Melindungi Cacing Tanah Dari Hama dan Penyakit

Seperti budidaya hewan lainnya, dalam membudidayakan cacing tanah juga harus melakukan pengendalian hama dan penyakit. Hama yang biasa mengganggu misalnya seperti semut, ayam, katak, dan hewan lainnya. Jadi disini anda harus benar-benar memastikan bahwa cacing tanah dalam keadaan aman dari hama. 

5. Cacing Tanah Siap Panen

Setelah melakukan pemerilaharaan dan perawaran cacing tanah dengan cara yang benar, maka cacing tanah siap panen. Biasanya cacing tanah panen setelah memasuki usia 3-6 bulan. Untuk proses panennya, anda cukup mendekatkan lampu dengan media ternak dan cacing pun akan keluar dengan sendirinya dan langsung dapat diambil untuk dipanen. 

Jika saat proses panen anda mendapatkan kokon, anda dapat mengumpulkannya lalu memindahkan kokon ke media yang baru untuk menetas dan dapat dikembangbiakkan lagi. 


Akhir kata, itulah penjelasan mengenai cara memulai bisnis ternak cacing tanah dengan baik dan benar. Semoga informasi ini bermnafaat dan menambah wawasan anda dalam mencari informasi mengenai budidaya cacing tanah.

close