Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Apa Itu ETF dan Apa Bedanya Dengan Reksadana Biasa? Begini Penjelasannya

Pengertian ETF dan Apa Bedanya Dengan Reksadana Biasa

omiska.com - Bagi anda yang yang sedang belajar investasi atau bahkan investor lama, pasti pernah mendengar dengan istilah ETF atau Reksadana ETF. ETF sendiri adalah singkatan dari Exchange Traded Fund, menurut Indonesia Stock Exchange (IDX). ETF adalah  Reksadana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif  (KIK) ataupun kontrak instumen investasi yang diperdagangkan secara luas di Bursa Efek. Menurut OJK, ETF didefinisikan sebagai Reksadana yang kinerjanya mengacu pada indeks tertentu. 

Walaupun ETF adalah Reksadana, produk ini diperdagangkan di Bursa Efek sama seperti saham-saham. Jadi ETF ini adalah penggabungan antara unsur Reksadana dalam pengelolaan dana, dengan mekanisme saham dalam hal transaksi (jual/beli). 


Contoh ETF

Berikut adalah contoh ETF di Indonesia dan luar negeri : 

Contoh ETF di Indonesia

  • Index Premier ETF Index IDX30 (XIID)
  • Ashmore ETF LQ45 ALPHA (XAQA)
  • KIK Syariah Premier ETF JII (XIJI)
  • Index Bahana ETF Bisnis-27 (XBIN)
  • KIK Premier LQ45 (R-LQ45)
  • Index STAR ETF SRU-KEHATI (XSRI)
  • Pinnacle Enchanced Sharia ETF (XPES)
  • Dll

Contoh ETF Di Luar Negeri 

  • ETF Index Saham S&P 500
  • ETF Real Estate
  • ETF Vanguard
  • Dll

Perbedaan Reksadana Biasa dengan ETF 

Reksadana dan ETF memiliki perbedaan sebagai berikut : 

  • Minimum pembelian Reksadana adalah 1 unit, sedangkan ETF di pasar primer adalah 1.000 lot atau sama dengan 100.000 unit. Untuk pasar skundernya adalah 1 lot yang sama dengan 100 unit. 
  • Reksadana didagangkan via manajer investasi, sedangkan ETF melalui dealer partisipan untuk pasar primer, sedangkan broker untuk pasar skundernya.
  • Harga Reksadana sesuai dengan harga akhir, sedangkan harga ETF adalah Realtime seperti saham pada umumnya. 
  • Biaya transaksi Reksadana (jual/beli) adalah 1% hinngga 3% dari nilai total reksadana, sedangkan ETF sesuai dengan biaya komisi broker.
  • Nilai Aktiva Bersih per Unit Penyertaan Reksadana dilakukan sekali setelah penutupan jam di Bursa Efek Indonesia, sedangkan ETF perhitungan indikasinya dilakukan setiap saat selama jam Perdagangan.
  • Reksadana memiliki resiko transaksi manajer investasi yang merupakan pengelola portofolio, sedangkan ETF memiliki resiko yang dapat dikontrol secara mandiri karena transaksi ETF dapat dilakukan disetiap saat selama jam perdagangan bursa berlangsung.
  • Reksadana tidak ada Dealer Partisipan, sedangkan ETF ada. .

Akhir kata, itulah pengertian ETF dan perbedaannya dengan Reksadana biasa. Walaupun sama-sama Reksadana, ETF dan Reksadana biasa memiliki perbedaan satu sama lain. Mulai dari minmun jumlah unit, biaya transaksi, hingga resikonya. Semoga informasi dalam artikel ini bermanfaat ya!
close