Pengertian Stock Split Dalam Saham, Tujuan, dan Keuntungannya

Pengertian Stock Split Dalam Saham, Tujuan, dan Keuntungannya

omiska.com - Bagi anda yang mulai terjun ke dunia saham, pasti tidak asing dengan istilah Stock Split. Jika anda belum memahaminya, Stock Split adalah aksi korporasi yang memecah harga saham dalam rasio tertentu. Biasanya Stock Split ini dilakukan oleh emitem yang fundamentalnya baik, namun harga sahamnya jauh lebih tinggi. 

Dengan begitu jumlah saham yang beredar dipasaran meningkat, dan harga perlembar saham pun lebih murah. Coba simak contoh Stock Split sebagai berikut : 

Pada awal tahun lalu Unilever (UNVR)  melakukan Stock Split dengan rasio 1:5 yang harga sebelumnya adalah Rp. 42.000, perlembar setelah Stock Split menjadi Rp. 8.400 perlembar sahamnya. 

Kemudian jumlah Lot saham juga akan bertambah 5 kali lipat, seandainya anda memiliki 1 lot saham maka setelah Stock Split menjadi 5 Lot saham. 

Contoh lainnya, pada tahun 2017 PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melakukan Stock Split dengan rasio 1:2, harga awalnya sebesar Rp. 13.200 perlembar sahamnya menjadi Rp. 6.000 perlembarnya. 


Tujuan Stock Split

Tujuan Stock Split yaitu : 

1. Membuat Harga Saham Menjadi Lebih Murah

Tujuan pertama dilakukan Stock Split adalah, untuk membuat harga saham menjadi lebih murah dan terjangkau untuk investor. Dengan begitu dapat meringankan para investor untuk membeli saham per-lot nya dengan harga yang jauh lebih murah. 

Misalnya harga perlembar saham A sebesar Rp. 42.000, maka untuk membeli 1 Lot saham para investor harus menyiapkan modal sebesar Rp. 4.200.000. Jika setelah dilakukan Stock Split, harga perlembar sahamnya turun menjadi Rp. 8.400, maka untuk membeli 1 Lot saham para investor mengeluarkan modal lebih kecil yaitu Rp. 840.000. 

2. Membuat Saham Lebih Likuid Di Pasar

Dengan dilakukan Stock Split dan harga saham jauh lebih murah, maka ini akan menjadi daya tarik oleh para investor. Dengan harga yang cukup terjangkau, bahkan saham dapat dibeli oleh hampir semua kalangan. Dengan begitu, hal ini membuat saham lebih likuid di pasar atau lebih sering diperdagangkan. 


Keuntungan Stock Split Bagi Emitem dan Investor

Keuntungan Stock Split bagi emitem adalah menjadikan saham menjadi lebih likuid di pasar, dan transaksi yang dilakukan oleh para investor juga meningkat. Sedangkan keuntungan untuk para investor adalah, dengan harga yang lebih terjangkau akan membuat porsi kepemilikan saham lebih banyak. Keuntungan lainnya adalah, harga per Lot saham nya menjadi jauh lebih murah sehingga dapat dijangkau oleh hampir semua kalangan. 


Akhir kata, sekian penjelasan mengenai pengertian, tujuan, dan keuntungan Stock Split dalam saham. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, dan dapat mudah dipahami oleh pembaca.