Pemula Sering Salah! Ini Dia Waktu Terbaik Untuk Membeli Dan Menjual Saham

Waktu Terbaik Untuk Membeli Dan Menjual Saham

omiska.com - Setahun belakangan ini, investasi saham sangat diminati oleh banyak orang. Investasi saham sangat dianjurkan bagi anda yang berani mengambil resiko, dengan resiko yang tinggi akan memberikan profit yang tinggi pula. 

Banyak generasi muda yang mulai berinvestasi saham, namun sebagiannya lagi masih ragu untuk memulai karena belum memahami dan takut mengambil resiko. Ini dikarenakan mereka hanya memahami bahwa investasi saham itu rumit dan sulit untuk dipelajari. Padahal sekarang ini sudah banyak webinar dan influencer yang mengedukasi bagaimana cara berinvestasi saham dengan benar dari dasar. 

Bagi anda yang ingin mulai berinvestasi saham, sebaiknya pelajari dan pahami dulu bagaimana cara berinvestasi saham dengan benar. Anda dapat belajar melalui konten-konten yang membahas mengenai saham di Instagram, menonton video youtube, maupun mengikuti kelas saham online. 

Pertama-tama anda pahami dulu istilah-istilah dalam saham yang mungkin terlalu asing, atau bahkan anda sering mendengarnya namun tidak memahami apa maksudnya. Setelah itu pahami dulu bagaimana cara membaca pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan pahami strategi kapan waktu terbaik untuk membeli dan menjual saham. 

Bagi kamu investor pemula, wajib tau nih kapan waktu terbaik untuk membeli dan menjual saham supaya dapat cuan terus. 


1. Waktu Yang Tepat Untuk Membeli Saham


Untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk membeli saham, anda dapat menganalisis dengan 2 cara. Yaitu dengan cara analisis fundamental dan analisis teknikal. 

Analisis Fundamental sebuah analisis untuk melihat bagaimana kinerja perusahaan, seperti kinerja keuangan, potensi produk yang dihasilkan, persaingan usaha, dan analisis pasar dan ekonomi (makro dan mikro)

Analisis Teknikal adalah menganalisa terhadap history perkembangan harga saham. Investor dapat lebih memperhatikan pola naik atau turun harga saham dari suatu perusahaaan. Analisis Teknikal sangat sering digunakan untuk investasi jangka pendek atau trading. 

Supaya investasi saham anda semakin menguntungkan, maka sebaiknya anda menerapkan beberapa strategi untuk membeli saham sebagai berikut. 

  1. Belilah saham ketika harga saham sedang naik yang telah mencapai harga tertinggi (Resistance
  2. Belilah saham saat harga sagam sedang turun pada harga tertentu, namun diperhatikan pula apakah saham layak dibeli pada saat saham sedang berada di harga itu? 
  3. Beli saham setelah harga saham sedang mengalami penurunan (Breakout), biasanya saham yanh berhasil lolos dan melewati posisi Breakout, maka harga saham akan cenderung naik lebih tinggi. 
  4. Jangan membeli saham dengan harga termurah, namun saham dari perusahaan tersebut tidak pantas dibeli. Untuk apa memiliki banyak lembar saham dengan harga termurah namun kinerja perusahaan buruk sehingga besar kemungkinan tidak akan memebrikan keuntungan untuk investor. 


2. Waktu Yang Tepat Untuk Menjual Saham

Mungkin sudah banyak yang mengetahui kapan waktu yang tepat untuk menjual saham, sama seperti investasi pada umumnya waktu yang tepat untuk menjual adalah ketika harga saham sedang naik. Namun bukan berarti investor tidak boleh menjual saham saat harga saham sedang turun. 

Saat kondisi yang tidak memungkinkan, ketika perusahaan sedang tidak baik-baik saja dan pergerakan harga saham memberikan sinyal bahwa harga saham akan terus menurun. maka anda dapat menjual saham di harga yang lebih rendah demi mencegah kerugian yang lebih besar, tindakan ini disebut dengan Cut loss. Langkah ini sangat dianjurkan untuk trader atau investor untuk menjaga modal yang dimiliki.


Akhir kata, itulah waktu terbaik untuk membeli dan menjual saham supaya tidak merugi. Semoga penjelasan sederhana ini mudah dipahami. Bagi anda yang ingin memulai investasi saham, ada baiknya sesegera mungkin untuk memulainya. Jangan malas untuk mencari pengetahuan tentang saham, mengenai strategi investasi supaya anda dapat meraih kesuksesan dari investasi saham dengan mudah.