Jangan Asal-Asalan, Inilah 4 Tips Memilih Saham Untuk Pemula

Tips Memilih Saham Untuk Pemula


omiska.com - Seperti yang kita ketahui, sekarang ini saham merupakan salah satu instrumen investasi yang sangat populer di masyarakat. Tentu ini dikarenakan investasi saham akan memberikan keuntungan atau return yang lebih tinggi dan menggiurkan. Oleh karena itu tak heran hampir semua kalangan mulai berinvestasi saham baik itu dari anak-anak muda hingga orang tua. 

Walupun dipercaya dapat memberikan return yang tinggi, namun tak sedikit investor yang gagal dalam berinvestasi. Ini disebabkan oleh pengetahuan yang minim, sehingga memilih saham asal-asalan tanpa adanya pertimbangan. 

Bagi anda yang masih pemula, dalam memilih saham juga perlu banyak pertimbangan, berikut adalah beberapa tips memilih saham untuk pemula yang dilansir dari berbagai sumber. 


1. Memilih Sekuritas Yang Biaya Transaksinya Kecil

Pada saat investor membuka rekening saham, yang harus dilakukan setelah rekening saham selesai adalah melakukan top-up / deposit sejumlah dana ke rekening saham. Sejumlah dana yang telah masuk dalam rekening saham dapat digunakan untuk membeli saham secara online.

Namun saat melakukan transaksi baik itu pembelian maupun penjualan saham, maka para investor akan dikenakan biaya transaksi. Biaya transaksi inilah yang menjadi keuntiungan perusahaan broker saham. Nah, disini anda harus mengetahui biaya transaksi, dan pilihlah sekuritas yang biaya transaksinya lebih murah. 


2. Pilih Saham Yang Ada Dalam Daftar Index LQ45 dan IDX30

Bagi anda investor pemula, ada baiknya memilih saham yang terdaftar dalam index LQ45 dan IDX30. 

LQ45 adalah index pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang terdiri dari 45 perusahaan yang telah memenuhi kriteria tertentu. Kriteria yang dimaksud seperti memiliki kondisi keuangan, prospek pertumbuhan, perusahaan masuk dalam 60 daftar teratas dengan kapitalisasi pasar tertinggi dalam kurun waktu 12 bulan. 

IDX30 adalah index yang mengukur kinerja harha 30 saham. FYI saham yang masuk dalam daftar index IDX30 tidak sembarangan, dan saham-saham yang masuk kedalam daftar ini memiliki likuiditas yang tinggi serta kapitalisasi pasar yang besar. 

Jadi intinya, saham yang ada dalam daftar index LQ45 dan IDX30 adalah saham-saham yang berkualitas. 

3.  Memilih Saham Yang Keuangannya Baik

Pada saat ingin membeli saham, ada baiknya investor melihat dulu portofolio perusahaan yang dituju. Pastikan perusahan ingin anda pilih memiliki fundamental keuangan yang baik dan stabil. Hal ini untuk mencegah kerugian, dan memungkinkan anda mendapatkan return yang memuaskan. 

4. Memilih Saham Perbankan atau Consumer Goods

Bagi anda yang pemula, membeli saham dari Perbankan dan Consumer Goods adalah pilihan yang tepat dan bijak. 


Akhir kata, itulah beberapa tips memilih saham untuk pemula. Jadi dalam memilih saham juga tidak bisa sembarangan karena ada banyak hal yang menjadi pertimbangan.