Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Beberapa Cara Menghemat Uang Ala Anak Kos Agar Makmur Dalam Perantauan

Cara Menghemat Uang Ala Anak Kos


omiska.com - Menjadi anak kos memang banyak tantangan, ini dikarenakan seseorang akan jauh dari keluarga dan tinggal di kos yang sederhana demi menempuh jenjang pendidikan atau bisa jadi sedang bekerja diluar derah. Anak kos dituntut untuk mandiri, bagi kamu masih pelajar atau mahasiswa secara berkala kamu akan dikirimkan uang dari orangtua. 

Biasanya orang tua akan mengirimkan uang dan kadang pula sedikit sembako untuk anaknya yang sedang berjuang sendiri di kota orang. Walaupun kamu masih dikirimkan uang oleh orang tua, ada baiknya jangan berfoya-foya alias boros yang akan menyulitkanmu nantinya. 

Ketika uang habis, bagi kamu yang memiliki orangtua yang berada pastinya sangat mudah meminta. Namun bagaimana jika orangtuamu kurang mampu? 

Maka dari itu, cobalah untuk menghemat pengeluaran supaya dapat menggunakan uang dengan bijak. Pada kali ini kita akan membahas bagaimana cara menghemat uang ala anak kos. Tips berikut ini bermanfaat bagi siapapun yang sedang dalam perantauan dalam menembuh jenjang pendidikan maupun pekerjaan. 


1. Catat Pengeluaran

Tips pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan mecatat pengeluaran. Catatan pengeluaran ini sangat berguna dalam hal menghemat pengeluaran, ini dikarenakan dengan catatan tersebut kamu dapat mengetahui kemana saja uang dalam seminggu atau sebulan.

Dengan begitu, kamu akan mengetahui hal apa yang membuatmu boros dan kamu pun dapat menguranginya. Misalnya, main PS, sering nongkrong di cafe, atau nge-date. 

2. Kurangi Nongkrong

Jika biasanya kamu nongkrong di cafe setiap malam saat waktu istirahat, mungkin hal ini salah satu hal yang membuat uangmu cepat habis. Munkin kamu dapat memulai hal baru dengan tidak sering nongkrong di cafe, ini akan menghemat pengeluaran dan hingga akhir bulan nanti.

Jika nongkrong di cafe karena alasannya membutuhkan jaringan wifi, kamu dapat membeli paket data dengan ukuran lebih besar yang setidaknya cukup membantu untuk mengerjakan tugas kuliah. 

Namun lain cerita jika kamu tinggal di kos yang telah menyediakan fasilitas wifi, ini akan membuatmu lebih hemat walaupun harga sewa kos sedikit mahal. 


3. Masak Sendiri

Jika kamu terbiasa makan diluar, cobalah untuk menghemat dengan cara makan di kos dengan memasak nasi sendiri. Biasanya warung-warung nasi akan menjual nasi beserta lauk antara Rp. 12.000 hingga Rp. 18.000. 

Katakanlah Rp.12.000 x 3 = Rp. 36.000 dalam sehari, dikali 30 = Rp.1.080.000. Jadi untuk makan saja kamu akan mengeluarkan uang kurang lebih sebanyak Rp.1.080.000 dalam sebulan. Coba bandingkan jika kamu masak sendiri di kos pastinya pengeluaranmu akan lebih berkurang. 

Namun kamu tak perlu memaksa diri untuk terus-terusan masak sendiri, sesekali kamu dapat membelinya di warung dengan harga yang terjangkau. 


4. Mencari Tempat Makan Yang Level Anak Kos

Jika kamu tidak bisa masak, gak sempat, atau gak mau ribet. Selain masak sendiri, kamu juga dapat makan diwarung-warung terdekat yang harganya selevel dengan anak kos atau terjangkau. Namun tentu makanan yang disajikan memiliki porsi lebih kecil karena menyesuaikan dengan harganya. 

Namun hal ini akan membuat keuanganmu menjadi stabil, dan tidak boros dibandingkan makan ditempat-tempat mahal yang akan membuatmu frustasi setiap pertengahan bulan karena tidak terasa uangmu cepat habis. 


5. Biasakan Minum Air Putih

Ketika kamu sedang makan diluar, pastinya kamu akan diberikan pilihan minuman. Jika kamu terbiasa minum dengan minuman botol, cobalah untuk membiasakan diri dengan minum air putih setelah makan. 

Katakanlah minuman botol harganya sebesar Rp. 5000, jika kamu setiap makan minum dengan minuman yang sama dalam 3 waktu kamu akan mengeluarkan uang sebesar Rp15.000 yang jika dikalikan sebulan menjadi Rp. 450.000.

Bayangkan jika kamu hanya minum air putih saja yang biasanya gratis, kamu bisa menghemat uang sebanyak itu bukan?


6. Membawa Uang Pas-Pasan Dalam Dompet

Salah satu hal yang memicu pemborosan adalah jika mengetahui jumlah uang yang banyak didalam dompet. Seandainya kamu membawa uang sebesar seraus ribu rupiah, maka kemungkinan besar kamu akan membeli makanan yang enak dan lumayan mahal. 

Beda hal nya jika kamu membahwa uang hanya sebesar Rp. 20.000, maka secara otomatis kamu akan membeli makanan yang sesuai dengan sisi dompet. Hal sederhana ini juga ampuh untuk menekanmu tetap hidup hemat. 


7. Mencuci Pakaian Sendiri

Anak kos dituntut untuk menjadi seorang yang serba mandiri, jadi selama dapat dilakukan sendiri untuk apa membayar orang untuk melakukannya seperti hal nya mencuci pakaian. Bagi kamu yang ingin mengurangi pengeluaran dan hidup hemat, cobalah untuk berhenti mencuci pakaian di jasa laudry. 

Walaupun jasa laundry mematok harga yang cukup terjangkau, jika dibandingkan dengan mencuci pakaian sendiri kamu dapat menghemat uang yang hingga puluhan ribu. Katakanlah pakaian kotormu sebanyak 5 kg dalam seminggu, jika laundy mematok harga 1 kg sebesar Rp.5.500 maka kamu akan mengeluarkan uang sebanyak Rp.27.000 dalam seminggu dikali sebulan menjadi Rp. 108.000.

Jika kamu mencuci pakaian sendiri, kamu hanya mengeluarkan biaya sebesar Rp. 20.000 hingga Rp.40.000 untuk biaya detergen dan pengharum pakaian yang dapat bertahan hingga satu bulan lebih atau hingga dua bulanan. 


Akhir kata, itulah beberapa cara menghemat uang ala anak kos agar makmur dalam perantauan. Selama nge-kost ada baiknya lakukan apa saja yang masih dapat kamu lakukan sendiri. Kamu dapat menghemat uang jika memiliki niat yang kuat. Jangan terlalu mengikuti gengsi, lebih baik hidup sesuai kemampuan dan finansialmu saat ini. 

close