Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Cara Menghadapi Atasan Yang Pilih Kasih Dan Tidak Adil

Cara Menghadapi Atasan Yang Pilih Kasih Dan Tidak Adil

omiska.com - Seseorang yang memiliki jabatan tinggi disebuah perusahaan, seharusnya memiliki karakter yang dapat menjadikannya panutan untuk para karyawan. Harus bijak, memberikan contoh telandan yang baik, dan dapat memberikan arahan kerja yang baik kepada para bawahannya supaya mereka dapat memaksimalkan pekerjaannya. 

Namun, banyak pula atasan yang memiliki sikap yang tidak patut untuk menjadi panutan. Ia cenderung suka marah-marah bahkan tidak adil kepada para karyawan seolah pilih kasih. Atasan seperti ini akan membuat para karyawan tidak nyaman, dan bekerja dipenuhi rasa ketakutan dan mengesalkan jika atasan pilih kasih dengan karyawan lainnya. 

Anda juga tidak mungkin melawan atasan, apalagi sampai keluar dari pekerjaan dan tidak menjamin anda akan mendapatkan pekerjaan dengan mudah. Karena selama pandemi, peluang kerja semakin susah untuk didapatkan. 

Ada beberapa tips menghadapi atasan yang pilih kasih dan tidak adil, yang memungkinkanmu dapat bertahan lebih lama di perusahaan. 


1. Intropeksi Diri

Jika anda mendapati atasan yang cenderung seolah pilih kasih dengan karyawan lain, apalagi anda selaluu mendapat sindiran atau bullyan setiap pertemuan. Maka ada baiknya, cobalah untuk intropeksi diri. Coba ingat apakah anda pernah melakukan kesalahan kepada atasan? atau kesalahan kerja yang fatal? 

Jika tidak menemukan apa yang membuat anda diperlakukan seperti itu, cobalah tanyakan pada atasan mengenai kesalahan anda dengan bahasa yang sopan. Jika anda tidak diberikan jawaban, maka anda harus bersabar dan jangan emosi. Bersikaplah profesional karena bagaimanapun itu adalah atasan anda.

Ketika suatu saat anda mendapatkan jawaban mengapa atasan anda memperlakukan anda seperti itu, anda dapat meminta maaf jika diperlukan dan cobalah untuk lebih berhati-hati sehingga kesalahan yang sama tidak terulang lagi. 


2. Membangun Hubungan Komunikasi Dengan Baik

Bisa jadi anda diperlakukan tidak adil karena kurangnya komunikasi sehingga terjadinya kesalahpahaman yang sebenarnya tidak dimaksudkan begitu. Apalagi bagi anda yang bekerja dieperusahaan yang baru dan melihat atasan cuek, bukan berati ia menbenci anda. Bisa jadi memang karakternya tidak suka banyak bicara dan ngomong seadanya yang mungkin saja anda memiliki karakter yang membuatnya tidak nyaman, bisa jadi karena terlalu pendiam atau sebaliknya. Namun hal ini bukan berarti atasan membenci anda. 

Walaupun begitu, anda dapat mencoba menjalin hubungan komunikasi yang baik dengan atasan. Mungkin membicarakan soal pekerjaan, atau memberikan ide atau inovasi saat sedang pertemuan yang akan membuat anda terlihat istimewa. 

Hal kecil yang dapat anda lakukan adalah dengan menegur atasan dengan baik, walaupun nantinya anda tetap saja di cuekin namun hal ini jangan sampai diambil hati. 


3. Menunjukan Kemampuan 

Ketika anda mendapati atasan yang tidak adil yang mungkin karena kinerja anda kurang baik, cobalah untuk terus mengembangkan kemampuan kemudian ditunjukan kepada atasan. Berusahalah selangkah lebih maju dibandingkan dengan karyawan lain, bukan berarti anda mencari muka. 

Yang anda lakukan adalah fokus kepada memaksimalkan pekerjaan anda, jangan hanya bekerja dengan maksimal karena tujuannya mencari muka. Karena ini akan menimbulkan masalah baru dengan karyawan lain dan tidak menutup kemungkinan anda akan dijauhi. 

Maksudnya adalah, anda setidaknya dapat menunjukan diri kepada atasan bahwa anda juga dapat diandalkan dalam melakukan suatu pekerjaan sesuai dengan bidang yang anda tekuni. 


4. Tetap Hormat

Adalah hal yang wajar jika sakit hati, kesal, yang bercampur aduk dengan prasaan negatif lainnya karena atasan memperlakukan anda tidak adil. Walaupun anda mengalami situasi yang seperti itu, maka sudah kewajiban anda untuk selalu hormat dan menghargai atasan anda. 

Walaupun anda anda diperlakukan dengan demikian, sangat tidak etis jika anda membalas perbuatan tersebut. 

Bisa jadi karena anda sabar dengan sikapnya, atasan anda mulai memperhatikan anda, kinerja anda dan dapat melihat sisi baik anda dan mungkin atasan anda mulai menjaga sikapnya kepada anda demi kenyamanan anda dalam bekerja. 


5. Kontrol Mood

Untuk menjadi karyawan yang profesional, maka anda harus kuat mental dan jangan terlalu diambil pusing dengan permasalahan kantor khususnya saat atasan anda memperlakukan anda dengan tidak baik. 

Walaupun anda akan merasakan iri dengan orang-orang yang anda rasa lebih beruntung dari anda, bukan berarti anda harus membenci mereka atau bahkan atasan anda yang terlalu dekat dengan karyawan lain sehingga anda seolah diacuhkan. 

Tugas anda anda datang ke kantor, terus bekerja dengan baik, bangun hubungan baik dengan karyawan lain namun tetap hati-hati karena suasana di tempat kerja walaupun baik-baik saja sebenarnya sebaliknya. Karena was-was seperti ini akan meminimalisir sakit hati dan menganggap apa yang terjadi adalah hal yang biasa-biasa saja. 


Akhir kata, itulah beberapa tips atau cara menghadapi atasan yang pilih kasih dan tidak adil. Jadi intinya anda harus menjadi karyawan yang profesional, tetap menghormati atasan walaupun atasan anda bersikap cuek seolah pilih kasih. 

Dalam dunia kerja, seharusnya anda harus bersikap tenang dan jangan mudah baper. Anda harus memiliki mental yang kuat supaya anda tidak mudah sakit hati saat di lingkungan kantor, apalagi dalam hal ini saat atasan anda memperlakukan anda secara tidak adil. 

close