Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Peer-To-Peer Lending : Pengertian, Cara Kerja, Kelebihan dan Kekurangan

 

Peer-To-Peer Lending : Pengertian, Cara Kerja, Kelebihan dan Kekurangan


omiska.com - Anda pasti pernah mendengar Peer To Peer Lending atau biasa disingkat dengan P2P Lending. Peer To Peer Lending adalah kegiatan pinjam meminjam yang menggunakan layanan secara online. Terdapat banyak platform, produk maupun layanan untuk menganalisis kredit. Dalam P2P Lending pendana (Lender) dan pemimjam (Borower) tidak akan bertemu secara tatap muka, seluruh layanan akan dilakukan secara online. 

Pendana atau Lender yang sudah terdaftar di Peer To Peer Lending dapat melakukan pendanaan dalam menggalang dana tersebut. Ketika penggalangan dana telah berhasil terpenuhi, maka Peer To Peer Lednding akan memberikan dana kepada peminjamm atau Borower. 

Karena seluruh layanan dilakukan secara online, maka akan memudahkan pihak pendana maupun pemimjam dana. Peer To Peer Lending dapat memproses pinjaman kepada peminjam dana, jika peminjam telah memenuhi syarat untuk mengajukan peminjaman dana. 


Bagaimana cara kerja Peer To Peer Lending? 

Para calon peminjam dana sebagian besar adalah pelaku UKM untuk melancarkan usaha mereka. Mereka yang membutuhkan pinjaman dana dapat mendaftarkan diri pada situs atau platform / aplikasi P2P Lending. 

Setelah itu perusahaan Peer To Peer Lending akan meminta persyaratan kepada calon peminjam dana, dan mewajibkan untuk melengkapi semua persyaratan. Kemudian melakukan pengecekan terhadap data-data yang diberikan, jika calon peminjam dana telah memenuhi kriteria maka dapat langsung di proses. 

Ketika proses telah selesai, maka kewajiban peminjam dana adalah mengembalikan dana dengan jumlah, tenor, serta bunga yang telah ditentukan. Dalam hal ini, pendana (Lender) akan mendapatkan keuntungan dari bunga yang dibayar oleh peminjam dana. 


Kelebihan Peer To Peer Lending Bagi Pemijam

  • Dapat mendapatkan opsi alternatif pinjaman dana tanpa agunan yang biasanya berlaku pada saat meminjam dana di Bank. 
  • Waktu atau tenor lebih fleksibel mulai dari jangka pendek yang rata-rata 3 hingga 6 bulan.
  • Perysaratan mudah dan berpeluang disetujui.
  • Waktu proses peminjaman dana jauh lebih cepat.


Kekurangan Peer To Peer Lending Bagi Peminjam

  • Suku bunga akan melonjak saat kelayakan kredit peminjam jatuh
  • Pinjaman hanya cocok untuk melakukan peminjaman dana dalam jangka pendek saja, mengingat semakin lama tenor nya maka semakin tinggi pula tagihannya
  • Jika peminjam telat membayar biaya tagihan, maka berpotensi terkena denda dan jumlah biaya yang harus dibayar akan lebih tinggi. 


Kelebihan Peer To Peer Lending Bagi Pendana

  • Dapat memeberikan pinjaman dengan mudah dan cepat.
  • Akan mendapatkan suku bunga yang lebih menguntungkan.
  • Memudahkan untuk mendiversifikasi investasi pendana, ini berpeluang untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.
  • Peer To Peer Lending sudah diatur dan diawasi oleh Otorasi Jasa Keuangan(OJK)


Kekurangan Peer To Peer Lending Bagi Pendana

  • Tidak bebas untuk menarik uang kembali, saat pendana menginvestasikan dana melalui P2P Lending.
  • Kemungkinan peminjam dana tidak mampu atau gagal dalam mengembalikan pinjaman dana, jadi tidak menutup kemungkinan dana yang diinvestasikan bisa lenyap.


Akhir kata, itulah pengertian, cara kerja, kelebihan dan kekurangan Peer To Peer Lending baik untuk pendana atau peminjam dana. Smeoga artikel ini dapat bermanfaat, dalam menambah wawasan anda untuk mengetahui seputar Peer To Peer Lending yang sedang ngetren saat ini. 
close