Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

4 Kelebihan Dan Kekurangan Investasi Tanah

Kelebihan Dan Kekurangan Invvestasi Tanah


omiska.com - Orang tua jaman dulu rata-rata memiliki banyak rumah dan tanah dengan ukuran-ukuran yang luas. Ini bukan tanpa sebab, karena mereka membeli dan memiliki tanah akan menjadikan tabungan untuk masa depan. 

Tentu hal ini juga dikarenakan harga tanah tidak pernah turun, dikarenakan setiap tahun pembangunan semakin marak yang akan menjaga hingga menambah harga tanah. Tentu hal ini yang membuat banyak orangtua jaman dulu sangat tertarik berinvestasi tanah. 

Baiklah, sebelum anda ingin memulai investasi tanah ada baiknya mengetahui dulu kelebihan dan kekurangan, sebagai berikut : 


Kelebihan Investasi Tanah


1. Nilai Selalu Naik

Tanah merupakan salah satu investasi properti yang memungkinkan nilai selalu naik disetiap tahunnya. Hal ini disebabkan karena kebutuhan masyarakat yang terus meningkat, apalagi tanah berlokasi ditempat yang strategis yang akan membuat harganya melambung tinggi. 

Tanah berlokasi strategis misalnya seperti di wilayah perkotaan atau berlokasi di dekat perusahaan besar seperti perusahaan pertambangan dan pengeboran minyak yang kemungkinan akan meluaskan lahan atau area kerjanya. 


2. Tidak Memerlukan Biaya Perawatan

Tidak seperti investasi properti lainnya seperti rumah kontrakan, apartement, indekos, ruko yang memerlukan perawatan, investasi tanah tidak memerlukan biaya perawatan seperti demikian. Jika pun ada, mungkin biaya yang diperlukan hanya untuk biaya perawatan rumput atau tanaman liar yang harganya sangat murah. 


3. Dapat Menyewakan Kepada Yang Membutuhkan

Selain menjual tanah dalam bentuk utuh maupun perkapling, tanah juga dapat disewakan kepada orang yang membutuhkan. Misalnya sepertu untuk lahan parkir, perkebunan, warung semi permanen dan lain sebagainya. 


4. Dapat Menjadi Aset Produktif

Banyak orang yang berinvestasi tanah menjadikannya sebagai aset produktif, misalnya dijadikan lahan untuk membuat indekos, ruko, atau peluang bisnis lainnya yang akan membawa keuntungan dalam jangkauan bulanan maupun tahunan. Selain menjulanya, menjadikan tanah menjadi aset produktif seperti ini akan lebih menguntungkan. 



Kekurangan Investasi Tanah


1. Membutuhkan Modal Yang Besar

Seperti yang telah kita bahas diatas, investasi tanah membutuhkan modal yang cukup besar, apalagi harga tanah semakin lama semakin meningkat. Apalagi bagi anda ingin membeli tanah yang dilokasi strategis, maka jangan kaget harga yang ditawarkan melambung tinggi jika dibandingkan dengan tanah di lokasi-lokasi yang biasanya. 

2. Tidak Dapat Dijadikan Dijadikan Sumber Penghasilan Yang Tetap

Tanah memang merupakan aset yang yang menguntungkan, namun dibalik itu tanah cukup susah dijual apalagi untuk tanah yang berlokasi yang kurang strategis. Ketika anda membutuhkan uang, aset tanah yang anda miliki susah untuk dijual yang berbeda dengan emas, saham dan lain sebagainya. Maka dari itu, sebelum berinvestasi tanah tentukan dulu jika investasi tanah bukanlah sumber penghasilan tetap. 


3. Penyerobotan Tanah

Jika anda memiliki aset tanah di daerah yang sulit dijangkau, mungkin hal ini akan terjadi. Orang akan memanfaatkan tanah anda untuk mendirikan bangunan, warung kecil, hingga berkebun karena orang mengira tanah benar-benar kosong.


4. Resiko Legalitas Yang Berkaitan Dengan Dokumen

Saat anda akan membeli tanah, pastikan anda mengetahui status tanah tersebut telah memiliki legalitas atas kepemilikian dari penjual tanah. Anda dapat memastikan tanah yang akan anda beli telah memiliki Sertifikat Hak Miliki (SHM). Anda dapat mengecek keasllian dokumen tanah di Badan Pertanahan Nasional (BPN) atau Pejabat pembuat Akta Tanah (PPAT). 



Akhir kata, itulah kelebihan dan kekurangan investasi tanah yang sebaiknya anda pertimbangkan sebelum memulai investasi. Semoga artikel ini dapat memberikan anda sedikit atau banyak wawasan, khususnya mengetahui kelebihan dan kekurangan investasi tanah.

close