Pengertian Asuransi Syariah Beserta Perbedaan Dengan Asuransi Konvensional

Pengertian Asuransi Syariah Beserta Perbedaan Dengan Asuransi Konvensional

omiska.com - Pengertian Asuransi Syariah Beserta Perbedaan Dengan Asuransi Konvensional - Hingga saat ini sudah banyak jenis maupun manfaat yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi. Setiap perusahaan asuransi memiliki keunggulan pada produk-produk yang mereka tawarkan kepada para nasabah. Namun, nasabah yang bijak seharusnya mengenali dan memahami terlebih dahulu dengan asuransi yang ditawarkan sebelum memilihnya, dan pastikan juga akan mendapatkan manfaat dan keuntungan yang pasti. 

Sebelum melanjutkan pembahasan mengenai pengertian asuransi syariah, ada baiknya mengetahui sejarah asuransi syariah. Asuransi syariah pertama kali ada di Indonesia pada tanggal 5 Mei tahun 1995, dan PT Syarikat Tafakul Indoensia (Tafakul Indonesia) adalah perusahaan asuransi syariah pada saat itu. Perusahaan ini memiliki tujuan untuk sebuah komitmen dan kepedulian yang tulus kepada perkembangan ekonomi berbasis syariah di Indonesia, yang ditujukan untuk kemakmuran yang adil untuk masyarakat Indonesia. 

Asuransi syariah beberapa tahun terakhir hingga kini sering menjadi pembahasan yang sering dibicarakan oleh masyarakat Indonesia. Asuransi syariah ada untuk memenuhi keinginan maupun kepentingan untuk masyarakat, dengan harapan dapat memberikan sebuah produk asuransi yang Halal sesuai ketentuan syariah dalam islam. 

Asuransi syariah merupakan asuransi yang menerapkan prinsip sesuai syariat islam, yakni tolong menolong antar nasabah. Jadi ini meminta seluruh nasabah asuransi untuk ikut berkontribusi ke Dana Tabarru. Jadi jika salah satu nasabah asuransi yang mengalami musibah, maka Dana Tabarrru tersebut akan berfungsi sebagai perlindungan. Didalam asuransi syariah, suatu perusahaan memiliki peranan sebatas pengelolaan investasi dan pengelolaan dari sejumlah dana yang diterima saja. 

Perbedaan Asuransi Syariah Dan Konvensional

  1. Bicara soal kontrak maupun perjanjian, asuransi syariah menggunakan metode yang disebut "Akad Hibah" yang dilakukan sesuai syariat. Sedangkan asuransi konvensional memiliki cara metode yang umum, yakni nasabah akan menyepakati kontrak yang diajukan oleh perusahaan. 
  2. Investasi Tabarru dilakukan sesuai dengan ketentuan syariat islam, jadi secara otomatis investasi akan mengambil instrumen yang halal. Begitu juga sebaliknya, asuransi konfensional bebas dalam memilih instrumen investasi tanpa memerhatikan halal maupun tidak. 
  3. kepemilikan dana asuransi syariah adalah dana bersama milik semua nasabah asuransi syariah. Sedangkan asuransi konvensional akan mengelola serta menentukan dana perlindungan nasabah melalui atau berasal dari pembayaran premi perbulannya. 
  4. Asuransi syariah akan memungkinkan seluruh keluarga dapat menggunakan satu polis saja, seluruh keluarga akan mendapatkan perlindungan rawat inap dirumah sakit. Sedangkan asuransi konvensional hanya memeprbolehkan satu orang memegang satu polis. 
  5. Asuransi syariah mewajibkan para nasabah untuk membayar zakat sesuai rukun islam, jumlahnya ditentukam berdasarkan keuntungan perusahaan. Sedangkan asuransi konvensional tidak berlaku seperti ini.
  6. Pengelolaan dana dalam asuransi syariah bersifat transparan dan dipergunakan sebesar-besarnya, guna untuk mendatangkan keuntungan bagi para nasabah yang memegang polis asuransi itu sendiri. Sedangkan asuransi konvensional menentukan jumlah besaran premi, dan berbagai biaya lainnya yang bertujuan untuk menghasilkan pendapatan dan keuntungan yang sebesar-besarnya untuk perusahaan asuransi itu sendiri. 
  7. Bicara soal pembagian keuntungan, dalam asuransi syariah semua keuntngan yang didapatkan oleh perusahaan yang terkait dengan dana asuransi akan dibagianb kepada seluruh nasabah asuransi syariah. Kebalikan dengan asuransi konvensional, seluruh keuntungan yang didapatkan mutlak menjadi milik perusahaan asuransi. 

Akhir kata, sekian artikel ini yang membahas tentang pengertian asuransi syariah beserta perbedaan asuransi syariah dan asurani konvensional. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai asuransi syariah, beserta perbedaanya dengan asuransi konvensional. 


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel