Jenis-Jenis Video Youtube Yang Terkena Dollar Kuning ( LENGKAP)


Jenis-Jenis Video Youtube Yang Terkena Dollar Kuning

omiska.com - Youtube merupakan sebuah platform video berbasis web yang sangat populer saat ini. Para pengunjung youtube akan disuguhi dengan berbagai video menarik seperti tutorial, musik, komedi, horror, dan lain sabagainya.

Selain dapat menikmati video-video di youtube, platform video paling populer itu juga menyediakan monetisasi untuk creator youtube yang sudah memenuhi syarat. Untuk memenuhi syarat para creator harus memikirkan ide yang cemerlang untuk cepat-cepat mendapatkan jam tayang dengan jumlah tayang dan subscriber yang sudah di tentukan, mungkin ini merupakan masalah awal yang harus di hadapi oleh creator atau youtuber. 

Selain masalah itu, creator youtube juga akan mennghadapi masalah yang biasa dikenal sebagai "Pentungan dollar kuning" yang artinya video yang terkena dollar kuning kemungkinan besar tidak mendapatkan uang, walau youtube menjelaskan "Video ini menjalankan iklan dengan jumlah terbatas atau tidak ada sama sekali, karena kontennya teridentifikasi sebagai tidak sesuai untuk sebagian besar pengiklan".

Apakah pentungan dollat kuning suatu pelanggaran? jawabannya adalah tidak, hanya saja video yang memiliki status dengan simbol dollar kuning kemungkinan besar tidak menghasilkan uang. Lalu, apa saja sih jenis-jenis video youtube yang terkena dollar kuning? jika teman-teman bingung dan ingin lebih hati-hati dalam memilih konten, ada baiknya simak terus artikel ini sampai selesai yaa!

Kata-kata tidak sopan

Konten yang sering menggunakan kata-kata tidak sopan atau vulgar sepanjang video, memungkinkan video tersebut tidak ramah untuk pengiklan. 

Kekerasan

Video yang memungkikan terkena dollar kuning selanjutnya adalah konten yang fokus kepada kekerasan, kejadian fatal, atau video cedera yang memungkinkan video tersebut tidak ramah untuk pengiklan. Namun konten kekerasan dalam bentuk berita mungkin masih dapat lolos dari pentungan dollar kuning, misalnya ada sebuah berita mengenai peristiwa atau kekerasan yang dikemas dalam konteks jurnalistik. Kerena video kekerasan yang dikemas dalam berita, maka video tersebut bukan fokus kepada kekerasan melainkan fokus pada pemberitaan media. 

Konten yang berisi deskripsi, gambar yang vulgar, mengerikan, datau menjijikan yang harus dihindari atau disensor yakni seperti isi perut, adegan berdarah, cairan seksual, kotoran manusia dan hewan dan foto maupun video peristiwa kejahatan.

Konten-konten yang menggambarkan tindakan atau peristiwa kekerasan yang terkandung dalam video, contohnya seperti :

  • Video eksekusi
  • Video peledakan / Pengeboman
  • Tidak kekerasan pada hewan (Sabung ayam, adu banteng, dan adu hewan-hewan lainnya)
  • Video kekerasan fisik seperti pertengkaran, kekerasan dalam demonstrasi
  • Rekaman yang menampilkan korban perang seperti menunjukan luka, cacat fisik atau korban tewas
  • Kekerasan pada anak-anak
  • Video kegiatan berburu yang berfokus pada kekerasan dan penderitaan hewan


Konten Dewasa

Konten dewasa atau konten yang fokus pada tema seksual juga tidak ramah untuk pengiklan, kecuali video pendidikan tentang seksual yang tidak menampilam video yang vulgar. 

  • Simulasi seksual yang bertujuan untuk meningkatkan gairah
  • Konten promosi seksual
  • Konten video yang menunjukan organ seksual
  • Konten yang berfokus pada organ seksual (walau sudah disensor)
  • Seni tubuh yang menampilkan ketelanjangan, seperti bodypainting
  • Konten fetisisme
  • Konten yang terkait industri seks
  • Konten yang membahas pengalaman seksual
  • Konten yang menampilan dan membahas mainan seks


Konten yang mengejutkan

Konten yang membuat penonton merasa terganggu, terkejut atau menjijikan juga tidak ramah bagi pengiklan. Contohnya seperti :

  • Menampilkan bagian organ dalam dan cairan tubuh manusia maupun hewan
  • Prosedur operasi (Surgery) 
  • Video tabrakan manusia maupun hewan
  • Kecelakaan saat olahraga
  • Video kompilasi kecelakaan
  • Proses mengkonsumsi hewan yang dibuat secara sensasional seperti menguliti hewan, dan menampilkan kekerasan pada hewan untuk membuhuhnya.


Konten yang beresiko atau berbahaya

Konten tindakan yang beresiko dan berujung bahaya juga tidak ramah bagi pengiklan, contohnya sepetri : 

  • Prank yang berkaitan dengan kekerasan, seperti bunuh diri, kematianm terorisme atau prikopat
  • Tidakan seksual seperti melecehkan dengan adegan yang tidak senonoh
  • Konten mengganggu yang dapat menimbulkan gangguan psikologi seseorang
  • Konten yang menampilkan ajakan untuk menyerang orang lain
  • Konten bullying
  • Konten kekerasan dalam rumah tangga
  • Konten bunuh diri
  • Video kompilasi adegan yang gagal baik menunjukan cedera atau tidak
  • Aksi berbahaya seperti bergantung pada ketinggian atau menaiki puncak atap yang sangat tinggi
  • Tantangan berbahaya seperti Blue Whale Challenge, Kiki Challenge, Mengemudi atau berjalan dengan mata tertutup dan tantangan-tantagan lainnya. 

Konten menyebarkan kebencian


Konten yang berisi video yang menyebarkan kebencian, mempermalukan, dan diskriminasi kemungkinan besar tidak ramah bagi pengiklan, contohnya seperti menghina Ras, Agama, Disabilitas, Etnis, Identitas gender dan konten yang mengarah kepada kebencian, mempermalukan dan diskriminasi lainnya. 


Narkoba

Konten yang menampilkan video atau foto yang berkaitan dengan narkoba juga tidak ramah bagi pengiklan. Misalnya konten yang berkaitan dengan penjualan obat terlarang, penggunaan obat-obat terlarang, dan penyalahgunaan obat-obat terlarang. 

Konten yang berkaitan dengan Senjata Api

Konten yang berfokus pada tema senjata api juga tidak ramah bagi pengiklan, contohnya seperti : 
  • Penjualan senjata api maupun komponen-komponen pada senjata api seperti amunisi, peredam, gagang senjata, teropong senjata dan komponen-komponen senjata lainya
  • Konten yang menunjukan proses perakitan senjata api
  • Konten yang menunjukan percobaan menggunakan senjata api yang diarahkan pada lingkungan yang tidak aman

Konten yang berkaitan dengan Tembakau

Konten yang berkaitan dengan tembakau juga tidak cocok dan tidak ramah bagi pengiklan, contohnya seperti : 
  • Mempromosikan tembakau seperti cerutu, rokok dan tembakau kunyah
  • Mempromosikan produk terkait tembakau seperti kertas linting dan pipa tembakau
  • Mempromosikan produk yang dirancang untuk meniru tindakan menghisap termbakau, seperti rokok elektrik, rokok herbal dan vape
Nah, itulah jenis-jenis video youtube yang biasanya terkena dollar kuning yang kemungkinan besar tidak mendapatkan pernghasilan dalam video tersebut. Intinya buatlah konten yang ramah bagi pengiklan dan hindari konten-konten seperti yang sudah disebutkan diatas. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa share ke teman-teman kamu supaya mereka tau apa yang kamu tau. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel