Apa Itu Resesi dan Dampak Dari Resesi Di Indonesia? Begini Penjelasan Singkatnya

Apa Itu Resesi dan Dampak Dari Resesi?


omiska.com - Kata Resesi akhir-akhir ini sering kita dengar, ini berkaitan dengan kasus Pandemi Coronavirus yang begitu tak terkendali, ini membuat banyak negara mengalami penurunan ekonomi secara signifikan.

Banyak laporan dibeberapa negara yang menyatakan resesi telah terjadi di negara-negara besar, seperti Amerika Serikat, Singapura, Jerman, Prancis, Italia dan China.

Resesi dapat dilihat dari penurunan yang signifikan pada Produk Domestik Bruto (PDB), pendapatan rill yang merosot, lapangan kerja, terpuruknya Industri Manufaktur di negara dan penjualan ritel.

Karena akhir-akhir ini kata Resesi semakin sering kamu dengar diberita maupun banyak berita online yang memberitakannya, sebaiknya cari tau dulu apa itu Resesi dan apa dampaknya.

Apa itu Resesi ? 

Menurut Forbes, Resesi adalah terjadinya penurunan secara signifikan pada sektor ekonomi yang sedang berlangsung lama, selama berbulan-bulan maupun bertahun-tahun.

Menurut Wikipedia, Resesi adalah atau kemerosotan adalah suatu kondisi ketika Produk Domestik Bruto (GDP) menurun atau ketika pertumbuhan ekonomi rill memiliki nilai negatif selama dua kuartal atau lebih dalam satu tahun.


Lalu apa dampak dari Resesi ? 

Berikut ini dampak-dampak yang terjadi pada saat sebuah negara mengalami Resesi :

Masyarakat kehilangan pendapatan 

Ini merupakan salah satu dampak yang sangat mengerikan yang tidak diharapkan oleh masyarakat.  Pada saat ternjadinya Resesi, ekonomi akan mengalami perlambatan yang membuat perusahaan-perusahaan tutup sehingga berhentu beroprasi. Dengan kejadian seperti ini maka sangat memungkinkan banyak terjadinya PHK dimana-mana.

Kurs Dollar tidak stabil

Pada saat hampir maupun sudah terjadinya Resesi, maka kurs Dollar tidak stabil dan sulit untuk ditebak. Ini akan menyebabkan nilai mata uang Rupiah Indonesia melemah yang dampaknya langsung terjadi pada sektor impor maupun ekspor di Indonesia.

Dampak pada Investasi

Pada saat terjadinya Resesi, ini akan mempengaruhi instumen Insvestasi yang dilakukan oleh masyarakat tak terkecuali pasar keuangan. Hal ini terjadi dikarenakan menurunnya nilai suatu portofolio dan asset, seperti saham misalnya. 

Dampak pada Suku Bunga

Pada saat Resesi, maka tingkat suku bunga semakin tinggi. Hal ini akan membuat Bank Indonesia (BI) akan menarik rupiah yang nantinya akan menyebabkan Inflasi yang meningkat. 

Daya Beli Menurun

Mengingat banyak masyarakat yang menganggur dikarenakan terjadinya PHK dimana-mana, maka ini akan mempengaruhi pada tingkat konsumsi dan daya beli yang kian menurun. Maka, hal ini akan menyebabkan penurunan keuntungan pada perusahaan.

Resesi merupakan keadaan yang sangat tidak diinginkan oleh semua negara termasuk Indonesia. Ini akan memperburuk ekonomi dan mempengaruhi kurs dollar yang sering tidak stabil dan labil yang melemahkan mata uang rupiah, jadi bisa dibayangin aja gimana jika Indonesia mengalami Resesi.