Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen Pada Awal Tahun 2020 ! Segini Tarif BPJS Kesehatan 2020


omiska.com - Pemerintah resmi menaikkan iuran BPJS (Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial) hingga 100% yang berlaku mulai januari 2020 mendatang. Jika kamu merupakan seorang karyawan yang bekerja pada sebuah perusahaan yang memberikan tunjangan untuk iuran BPJS maka kamu harusnya bersiap-siap untuk menambah anggaran pengeluaran untuk iuran BPJS. Aturan ini tertuang pada Perpres No.75 Tahun 2019 mengenai Perpres No.82 tahun 2018 mengenai jaminan kesehatan. Bleid tersebut ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 24 Oktober 2019 lalu. 

Dalam pasal itu dijelaskan besar iuran yang harus dibayar sebesar :

Rp. 42.000/bulan untuk kelas III yang sebelumnya sebesar Rp.25.500/bulan (Naik 65%)
Rp.110.000/bulan untuk kelas II yang sebelumnya sebanyak Rp.51.000/bulan (Naik 116%)
Rp.160.000/bulan untuk kelas I yang sebelumnya sebanyak Rp. 80.000/bulan (Naik 100%)


Kenaikan iuran BPJS ini melahirkan Pro dan Kontra yang menjadi topik hanyat hingga saat ini, penolakan dan rasa keberatan ini tak hanya berasal dari pengusaha, akan tetapi juga dari para pekerja dan masyarakat yang merupakan peserta mandiri jaminan kesehatan. 

Menurut Ade Sudrajat Usman yang merupakan Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) kenaikan iuran BPJS ini dinilai tidak memiliki asas keadilan, dikarenakan setiap daerah di indonesia memiliki upah standar minimum yang berbeda-beda. 

Sedangkan menurut Sarman Simanjorang yang merupakan Ketua Umum  DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia ( HIPPI) mengusulkan pemerintah indonesia menunda kenaikan iuran BPJS kesehatan, karena akan membebani perusahaan dimana pada saat yang sama harus menaikkan upah minimum pada tahun 2020 mendatang, sedangkan kondisi perekonomian global yang terbilang tidak pasti. 


Rencana kenaikan BPJS pun telah disetujui oleh pihak BPJS Kesehatan yang diusulkan oleh Sri Mulyani pada bulan agustus yang lalu. Sri Mulyani juga mengatakan usulan kenaikan iuran BPJS demi menutup defisit keuangan yang ada.

Dalam situs BPJS Kesehatan juga sudah menerangkan pembayaran iuran paling lambat tanggal 10 setiap bulannya. BPJS Kesehatan juga bekerja sama dengan Bank mitra kerja yakni BNI, BRI, BCA dan Bank Mandiri yang menyediakan Autodebit. BPJS Kesehatan juga sudah mewajibkan peserta mandiri yang dikhususkan untuk kelas I dan II agar melakukan pembayaran menggunakan metode Autodebit.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel