Cara Lolos Wawancara Kerja Dengan Mudah

tips lolos wawancara kerja

omiska.com - Wawancara kerja atau Interview merupakan tahap paling menegangkan dibandingkan dengan tahapan seleksi kerja lainnya. Sangat banyak pelamar tes kerja gagal pada saat tahapan wawancara atau interview ini. Mungkin sangat mengecewakan, dikarenakan para pelamar tes seleksi pada saat itu gugup dan suasanapun menjadi ambyar.

Nah, sebelum wawancara sebaiknya ikuti Cara Jitu Lolos Wawancara seperti dibawah ini guys 

1. Berpakaian Rapi Dan Profesional

Pewawancara sangat mudah menebak karakter seorang pelamar, dan biasanya mereka juga dapat melihat karakter pelamar dari cara ia berpakaian. Jika seorang berpakaian rapi maka dapat ditebak orang itu akan bekerja dengan baik, rapi dan teratur dan serius dalam bekerja, sebaliknya jika kamu mengenakan pakaian yang acak-acakan maka pewawancara akan mengira kamu tidak serius dalam bekerja dan cendrung melakukan pekerjaan asal-asalan. Mungkin kamu juga sering melihat ketika seseorang akan wawancara kerja pastinya mereka mengenakan pakaian rapi, dengan kemeja putih rapi, celana hitam kain dan sepatu pantofel hitam. Hindari pakaian yang terlalu mencolok dengan beragam motif, dengan menggunakan pakaian putih kamu akan terlihat lebih serius dan profesional.


2. Cara Berjabat Tangan

Pewawancara juga dapat menebak pelamar dari cara berjabat tangannya, jabatan tangan yang terlalu lemah akan menunjukan karakter jika pelamar kurang percaya diri dan bersemangat, sehingga pewawancara kurang tertarik untuk berkenalan dengan pelamar, seketika raut wajah pewawancara biasanya juga terlihat kurang bersemangat berinteraksi dengan pelamar. Maka sebaiknya kamu berjabat tangan pewawancara dengan tegas karena itu kana memancarkan kepercayaan diri dan keseriusan kamu didepan pelamar.


3. Perkenalkan Diri Dengan Percaya Diri

Ketika kamu memperkenalkan diri, maka perkenalkan dirimu dibarengi rasa percaya diri. Jika kamu percaya diri pada saat memperkenalkan diri kepada pewawancara, maka pewawancara akan lebih tertarik untuk menggali informasi diri kamu lebih mendalam. Begitu juga sebaliknya, jika kamu tidak percaya diri pada saat memperkenalkan diri dan terkesan ragu-ragu, maka pewawancara pasti akan malas dan segera menyelesaikan sesi wawancara denganmu. 


4. Tetap Menjaga Kontak Mata Kepada Pewawancara

Kebanyakan orang pada saat wawancara lebih cenderung menunduk kebawah daripada menjaga kontak mata kepada pewawancara, sebenarnya ini kurang baik. Sebaiknya selalu menjaga kontak mata kepada pewawancara karena ini akan membuat kamu lebih dekat dengan pewawancara dan membangun ketertarikan. Berikan kontak mata yang natural dan biasa saja, namun memberikan kesan antusias. Dan hindari memberikan kontak mata secara instens karena ini akan membuat pewawancara risih dan segera mengakhiri sesi wawancara.


5. Sampaikan Kelebihan Kamu

Setiap perusahan pasti mencari karyawan yang memiliki kelebihan pada bidang yang dibutuhkan, kelebihan diri yang dpata dikatakan sebagai nilai plus untuk menyaingi pesaing yang melamar pada posisi yang sama. Maka sampaikan kelebihanmu sesuai dengan posisi dan bidang yang kamu lamar, dan jangan melebih-lebihkan dengan mengatakan bahwa kamu memiliki sekill di bidang lain, karena dengan begitu kamu akna terlihat kurang profesional.


6. Berhati-hatilah Dengan Pertanyaan Jebakan

Pertanyaan jebakan bisa berupa pertanyaan mengenai gaji yang diinginkan atau bahkan motivasi kerja di perusahaan yang kamu lamar, banyak pelamar dan tidak lolos wawancara karena pertanyaan jebakan ini. Untuk pertanyaan gaji, jika pewawancara menyanyakan gaji yang kamu butuhkan maka sebaiknya kamu mengatakan gaji rata-rata yang sudah ditetapkan oleh perushaan untuk karyawan baru. Tetaplah rendah hati, walau kamu tau kamu merupakan pelamar yang memenuhi kriteria yang dibuthkan oleeh perushaaan.


7. Hindari Ucapan "Saya Tidak Tahu"

Setiap pertanyaan yuang diberikan oleh pewawancara pastinya ada satu atau dua soal yang tidak bisa kita jawab, namun jangan sekali-kali kamu mengatakan "Saya tidak tahu". Sebaiknya kamu dpaat menjawab pertanyaan itu dengan hal yang masih ada kaitannya dengan pertanyaan itu. Kamu harus menciptakan percakapan yang menarikd an menyenangkan agar pewawancara nyaman pada saat berbicara denganmu. Jika kamu tidak tau dan ragu-ragu atas apa yang ditanyakan, atau ada pertanyaan yang kurang jelas maka sebaiknya kamu menanyakan langsung maksud pertanyaan tersbut. Ini lebih baik daripada kamu tidak mengerti tapi menjawabnya asal-asalan atau bahkan terdiam dlama wkatu yang lama.


8. Hindari Menjawab Pertanyaan Dengan Terburu-buru

Usahakan tetap tenang pada saat sesi wawancara, karena ini cara efektif untuk menjaga konsentrasi kamu. Jika kamu tidak tenang dan terburu-buru dlama menjawab pertanyaan dari pewawancara maka kemungkinan kamu akna kurang berkonsentrasi yang membuat pikiranmu ambyar dan membuat jawabanmu kurang maksimal dan kurang menarik.

Semoga sukses dan jangan lupa berdoa sebelum wawancara. Semangat !!