Ingin Membuka Toko Kelontong? Coba Perhatikan Hal-Hal Ini

Ingin Membuka Toko Kelontong? Coba Perhatikan Hal-Hal Ini



omiska.com - Jika kamu memiliki uang modal sekitar 15 juta kamu bisa kok memulai usaha dengan membuka satu toko kelontong. Malahan kamu juga juga dapat memberikan harga grosiran untuk dapat dijual kembali kepada mereka yang membuka kedai kecil-kecilan. Setiap orang yang akan membuka usaha pastinya sudah memiliki strategi sebelum memulainya, nah tentunya strategi harus diatur sedemikian rupa supaya tidak salah langkah. Namun sebelum membuka toko kelontong ada baiknya memperhatikan beberapa hal dibawah ini.

1. Memilih lokasi yang strategis

Langkah awal untuk membuka suatu usaha pastinya para calon pengusaha menentukan lokasi yang strategis. Kamu dapat memilih lokasi dimana suatu tempat itu sangat sedikit pelaku-pelaku usaha kelontong. Atau kamu juga dapat memilih lokasi di tempat yang banyak dilalui oleh orang lain, misalnya didepan lorong atau dipinggir jalan raya juga bagus.


2. Mencari distributor yang menjual harga yang lebih murah

Semakin murah kamu beli dan kamu hanya memberikan harga yang normal saja akan mendapatkan untung yang lumayan banyak. Kamu dapat mensurvey distributor-distributor dan carilah harga yang paling terjangkau, tujuannya supaya barang yang akan kamu jual nanti tidak melonjak terlalu tinggi harganya yang dianggap mahal oleh konsumen. Buatlah hubungan baik dengan distributor supaya kamu akan mendapatkan harga yang lebih miring lagi dan jika kamu kira udah oke kamu dapat berlangganan pada distributor tersebut. Oya, lebih baiknya carilah distributor yang tidak terlalu jauh dari tempat tinggalmu yaa !!


3. Jadikan tokomu sebagai toko yang lengkap ( Serba Ada)

Carilah barang selengkap mungkin untuk kamu jual kembali nantinya kepada konsumen, kamu juga dpaat melihat lokasi toko dan melihat apa yang dibutuhkan dengan masyarakat setempat. Misalnya kamu memiliki toko kelontong yang berlokasi dekat kampus atau sekolah, kamu dapat melengkapi tokomu dengan perlengkapan alat tulis yang pastinya akan dibutuhkan oleh mereka, atau contoh lainnya jika dilokasimu ada pelaku usaha lainnya seperti pelaku usaha laundri misalnya, kamu juga dapat melengkapi toko kelontongmu dengan menyediakan peralatan-peralatan laundri.


4. Sediakanlah barang-barang yang berkualitas

Selain kamu memilih distributor untuk mendapatkan harga yang terjangkau, kamu juga harus mencari distributor yang menyediakan dan menawarkan barang-barang yang berkualitas. Ini untuk mencegah adanya komplainnya dari konsumen nantinya. Akan lebih baik jika kamu menemukan distributor yang menawarkan kualitas yang baik dan harga yang baik pula (terjangkau)


5. Konsinyasi

Konsinyasi merupakan sebuah bentuk kerjasama oleh pemiliki barang dan penyalur (Toko). Maka untuk melengkapi toko kelontingmu tidak semua barang harus kamu beli sendiri, kamu juga dapat menyediakan tempat untuk mereka pelaku usaha lainnya untuk menaruh dagangan mereka di toko kelonong milikmu. Misalnya kue, es, aksesoris dan lain sebagainya. Setiap penjualan dari daganganmereka kamu juga akan mendapatkan persen keuntungan, lumayan kan?


6. Berikan pelayanan yang baik dan bersikaplah ramah

Jika sudah memiliki pengunjung yang datang ke tokomu, berikanlah pelayanan yang baik dan bersikaplah ramah terhadap mereka. Jika kamu dan konsumenmu memiliki hubungan yang cukup baik maka kemungkinan besar ia akan berlangganan dan selalu datang ke tokomu jika berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Nah, itulah beberapa hal yang harus kamu perhatikan untuk memulai usaha dengan membuka toko kelontong. 

Anda mungkin menyukai postingan ini